welcome -- selamat datang Para pembaca tercinta ,selamat membaca, penulis Yogi Permana,S.Pd.I-- ...
Tampilkan postingan dengan label k-pop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label k-pop. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Desember 2012

love rain

sob, bagi anda yang pusing dg kisah love rain yg mbulet hehe, tuh di atas ada silsilah nya..

Sabtu, 24 November 2012

40 Keutamaan Menghafal Al-Quran

Apakah keutamaan hafal Al-Quran? Mungkin inilah pertanyaan segelintir orang yang heran dengan mereka yang menghabiskan waktunya untuk menghafal AlQuran Disini saya akan mengupas apa saja keutamaan menghafal Al-Quran dan mengapa saya lebih baik menunda kuliah karena masih banyak tunggakan hafalan yang belum dihafal dan dipelajari. Berikut keutamaan menghafal Al-Quran:




1. Ridho Allah

2. Akan menjadi penolong (syafaat) bagi penghafalnya
3. Benteng dan perisai hidup
4. Pedoman dalam menjalankan kehidupan
5. Nikmat mampu menghafal AlQuran sama dengan nikmat kenabian
6. Kebaikan dan berkah bagi penghafalnya
7. Rasulullah sering mengutamakan yang hafalannya lebih banyak (Mendapat tasyrif nabawi)
8. Para ahli Quran adalah keluarga Allah yang berjalan di atas bumi
9. Dipakaikan mahkota dari cahaya di hari kiamat yang cahayanya seperti cahaya matahari
10. Kedua orang tuanya dipakaikan jubah kemuliaan yang tak dapat ditukarkan dengan dunia dan seisinya
11. Kedudukannya di akhir ayat yang dia baca
12. Tiap satu huruf adalah satu hasanah hingga 10 hasanah
13. Allah membolehkan rasa iri terhadap ahlul Quran
14. Menjadi sebaik-baik manusia
15. Kenikmatan yang tiada bandingannya
16. Ditempatkan di syurga yang tertinggi
17. Akan menjadi orang yang arif di syurga kelak
18. Menjadi pengingat akan kebesaran Allah
19. Menghormati penghafal Quran berarti mengagungkan Allah
20. Hati penghafal Quran tidak akan disiksa
21. Lebih berhak menjadi imam sholat
22. Dapat memberikan syafaat pada keluarganya
23. Bekalan yang paling baik
24. Menjadikan baginya kedudukan di hati manusia dan kemuliaan
25. Ucapan pemiliknya selamat dan lancar berbicara
26. Ciri orang yang diberi ilmu
27. Membantu daya ingat 
28. Penghafal Quran tidak pernah terkena penyakit pikun
29. Mencerdaskan dan meningkatkan IQ
30. Menambah keimanan
31. Mengetahui ilmu agama dan ilmu dunia
32. Menjadi hujjah dalam ghazwul fikri saat ini
33. Menjadi kemudahan dalam setiap urusan
34. Menjadi motivator tersendiri
35. Pikiran yang jernih
36. Ketenangan dan stabilitas psikologis
37. Lebih diterima bicara di depan publik
38. Menerima kepercayaan orang lain
39. Penghafal Quran akan selalu mendapat keuntungan dagangan dan tidak pernah rugi
40. Menyehatkan jasmani (seperti yang diteliti oleh Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah, Riyadh,








Kumpulan Dalil tentang Keutamaan Menghafal AlQuran




“Penghafal Quran akan datang pada hari kiamat dan AlQuran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). AlQuran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailaih dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi)




“Orang-orang yang tidak punya hafalan Al-Quran sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mu runtuh.”  (HR Tirmidzi)




“Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)




"Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat" (HR. Bukhari)




"Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya." (HR. Hakim)




"Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, "Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat." (HR. Bukhari)




Dari Abu Hurairah ia berkata, "Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, "Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,"Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah." Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?" Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, "Benar." Nabi bersabda, "Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi." (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)




"Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya." (HR. Muslim)




"Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim." (QS Al-Ankabuut 29:49)




"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab, "Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya." (HR. Ahmad)




"Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil." (HR. Abu Daud)




Dari Abi Umamah ra. ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)."" (HR. Muslim)




Dari Abdillah bin Amr bin ’Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, "Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca." (HR. Abu Daud dan Turmudzi)




"Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat." (Muttafaqun ‘alaih)




Mereka akan dipanggil, "Di mana orang-orang yang tidak terlena oleh menggembala kambing dari membaca kitabku?" Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)




Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, "Mengapa kami dipakaikan jubah ini?" Dijawab,"Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an." (HR. Al-Hakim)




"Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." (HR. At-Turmudzi)




"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (QS Faathir 35:29-30)








وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ



Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran (QS. al-Qamar:17)







Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 
6. Tadabbur dan Tafakkur




Dengan menghafal Al Qur’an, seseorang bisa lebih mudah dan lebih sering ber-tadabbur dan ber-tafakkur. Yaitu merenungkan isi Al Qur’an untuk mengoreksi keadaan dirinya apakah sudah sesuai dengannya ataukan belum dan juga memikirkan tanda-tanda kebesaran Allah. Allah Ta’ala berfirman




(أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا) (محمد:24)




Maka apakah mereka tidak men-tadabburi Al Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24).




7. Mengobati





Al Qur’an adalah obat bagi penyakit hati dan penyakit jasmani. Allah Ta’ala berfirman




(وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ) (الإسراء: من الآية82)




Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar” (QS. Al Isra: 82).

Sabtu, 17 November 2012

Sekilas tentang wajib militer di Korea (sebuah mekanisme di dalam kampus)

| 6 Comments
sudah lama saya ingin menulis topik ini.
sebuah isu yang cukup penting di Korea. Di dunia Drama, hal ini menjadi sebuah hal yang amat menyedihkan karena sikap lebay para penggemar ketika idola mereka menerima surat panggilan, terkait pemenuhan kewajiban yang satu ini. Di dunia analisa kemajuan negara korea?. Isu ini juga menjadi poin yang acap kali dikait-kaitkan sebagai “tanggan tak terlihat” yang menjaga semangat bangsa Korea untuk terus menjadi negara maju.
Terlepas dari beberapa poin yang menjadikan isu ini menarik. saya ingin sedikit berbagi kepada sobat terkait sebuah kewajiban unik yang diperuntuhkan bagi semua warga negara pria bangsa korea: Wajib Militer.
wajib militer Korea
Siapakah yang menjadi sasaran kewajiban ini?.
Laki-laki Korea berusia 20 tahun yang sehat jasmani dan rohani harus ikut wajib militer selama 2 tahun. Walau mereka bebas dari kewajiban itu dengan alasan tertentu, namun harus bekerja di instansi pemerintah sesuai dengan masa kewajibannya untuk wajib militer . Oleh karena itu semua laki-laki yang menghindari kewajibannya akan dihukum dan mendapat kesulitan untuk mejalankan kehidupan di masyarakat dan karirnya di Korea. diperoleh dari sini
Demikianlah. Semua pria dewasa berusia 20 tahun ke atas dengan kriteria umum yang dimaksud akan menerima surat pemanggilan untuk bertugas layaknya seorang militer selama 2 tahun. mengapa saya gunakan kata “ke atas” di bagian informasi umur?. Dalam beberapa kasus banyak sekali pemuda korea yang memenuhi panggilan wajib militer pada usia di atas 20 tahun. Sudah pasti setelah menempuh beberapa regulasi yang telah diatur sedemikian rupa.
Wajib militer memiliki dunia regulasi tersendiri di Korea. Bagi para pekerja maka tak jarang pemilik perusahaan memberikan perlakuan khusus berupa tetap memberikan gaji meski mereka tidak masuk. demikian pula dengan dunia pendidikan, pihak universitas memberikan berbagai kemudahan untuk mendukung para mahasiswa yang sedang melakukan wajib militer. Kemudahan yang dimaksud adalah kemudahan “asli” dalam arti sesungguhnya. Mereka memperoleh kemudahan baik berupa perlakuan birokrasi maupun jaminan administrasi yang tidak akan menyebabkan kerugian bagi sang mahasiswa di masa yang akan datang.
Wajib militer dan kampus
Kampus selalu menjadi titik pengecualian dalam beberapa keputusan nasional negara, termasuk perkara wajib militer . Di dalam kampus terdapat bentuk lain dari wajib militer korea. Wajah lain wajib militer ini bernama program R. T. O. C. [Reserve Officer Training Crops).  Dari pemaham saya, program ini sebentuk sekolah atau training taruna di negara kita. Sebelum saya membahas ROTC lebih jauh, ingin saya sampaikan kepada sobat perbedaan atara RTOC dan wajib militer umum yang sudah pasti terdapat di luar wilayah kampus.
Bentuk umum wajib militer adalah berupa aktivitas "magang" selama 2 tahun di satuan militer tertentu. selama 2 tahun, tanpa jedah, mereka melakukan aktivitas yang tidak berbeda nyata dengan aktivitas militer sungguhan. Mereka ditemptakan dalam satuan tertentu berdasarkan semacam test kalayakan penempatan. Merekap pun memmiliki kewajiban tinggal di barak dan boleh meninggalkan satuan dengan alasan terntentu saja. Ketika selesai "magang"  mereka dapat kembali kepada aktivitas terakhir atau bisa melanjutkan karier di dunia militer. Seluruh alumni wajib militer akan mendapatkan pangkat 4 garis merah di lengan mereka. Untuk opsi terakhir (bergabung dengan militer) merupakan pilihan langkah yang dilakukan para pemuda korea. Mereka yang memilih ini biasanya akan lebih memilih jalur ROTC ketimbang jalur wajib militer umum yang memang akan lebih berat secara fisik. Karena RTOC hanya terdapat di kampus, maka para pemuda korea yang tidak berkesempatan melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi -universitas- tapi  ingin meniti karir di dunia militer, maka mereka tidak memiliki pilihan lain selain memulai karier  melalui jalur wajib militer bentuk umum ini.
Saya juga melihat jikalau wajib militer semakin menjadi sedikit tidak populer dikalangan para pemuda korea. Di satu sisi mereka merasa terbebani [namun tidak seperti yang ditulis dalam sebuah blog, mereka mengatakan jikalau wajib militer sudah menjadi semacam mimpi buruk bagi pemuda korea], secara bersamaan mereka menerima konpensasi logis dari pengorbanan selama dua tahun tersebut. Sistem senioritas yang “tegas dan jelas” dalam komunitas bangsa korea, selain disebabkan pengaruh ruh feodal masa lalu, juga ikut dipertahankan oleh sistem wajib militer yang memang kental dengan nuansa hirarki senioritas ini.
Kembali pada RTOC. Berbeda dengan wajib militer bentuk umum, RTOC memiliki gengsi tersendiri. Para mahasiswa yang tergabung dalam RTOC bebas berkeliaran di kampus masing-masing untuk melakukan aktivitas belajar sebagai mahasiswa dan mengikuti pelatihan ketarunaan di masa bersamaan. Ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa RTOC dapat ditemukan di setiap kampus. Di negara non wajib militer (saya masih bingung untuk kasus Indonesia. apakah indonesia merupakan negara yang memberlakukan wajib militer atau tidak?. menurut wikipedia versi bahasa indonesia, bangsa kita masuk dalam kategori negara pelaku wajib militer, CWIIM) bentuk RTOC ini diadopsi menjadi sebuah aktivitas mahasiswa yang bernama RESIMEN. untuk pernyataan terakhir adalah sebuah spekulasi dari penulis yang berkadara 100%. Namun jika menelisik lebih cermat, sobat akan sepakat dengan spekulasi tersebut.
Para taruna RTOC menempuh test sebelum dinyatakan berhak untuk bergabung. Syarat tidak berkaca mata dan tinggi minimal di negara kita mungkin tidak menjadi salah satu syarat di korea [saya jadi ingat dengan pengalaman saat mengikuti test masuk SMU bergaya sama dengan RTOC di bilangan Magelang beberapa tahun yang lalu]. Saya melihat banyak sekali anggota taruna RTOC yang mengenakan kaca mata dan (meskipun tidak banyak) memiliki tinggi badan tidak tinggi dalam standar militer negara kita. Namun demikian satu hal yang menyamakan mereka, mereka memiliki bentuk tubuh lurus dan bagus serta meneganakan seragam selama menggikuti program RTOC. Untuk kewajiban mengenakan seragam masih belum jelas bagi saya, karena saya masih sering melihat adik kelas  mengenakan pakaian bebas ketika mengunjungi lab di sore atau malam hari.
Para taruna RTOC memiliki pusat pelatihan dan kantor tersendiri di kampus mereka masing-masing. Berbeda dengan wajib militer bentuk umum, mereka akan menjalani masa pelatihan selama 4 tahun. namun demikian alumni RTOC akan memiliki pangkat yang lebih tinggi dari almuni wajib militer umum dan diproyeksikan menjadi para pendidik peserta wajib militer bentuk umum. Alumni RTOC memperoleh pangkat berbentuk belah ketupat berjumlah dua di lengan mereka. Alumni RTOC memiliki kemudahan untuk mengikuti test militer jika mereka benar-benar memiliki minat di dalam dunia militer.sudah pasti untuk urusan fasilitas anggota RTOC akan mendapatkan fasilitas yang berbeda dengan peserta wajib militer bentuk umum.
demikian sobat. kita sudah sampai diakhir tulisan seputar wajib militer ini. mudah2an bermanfaat.
sumber primer: wawancara dengan adik kelas yang sedang menajalankan program RTOC
sumber skunder:  wawancara dari teman lab yang memiliki keluarga di militer dan yang tidak ikut wajib militer karena penrah kecelakaan di masa kecilnya plus baca-baca dari inet.
terima kasih untuk semua nara sumber
chong mal gamsahmnida. finnaly, nu nen sel ot sumnida
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...