Tampilkan postingan dengan label TRAVEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRAVEL. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 Desember 2012
Rabu, 28 November 2012
Low Cost Carrier – Fenomena Dunia Penerbangan
Low Cost Carrier biasa disebut LCC atau
Budget Airlines atau no frills flight atau juga Discounter Carrier. Ciri
utamanya adalah harga tiket yang terjangkau serta layanan terbang yang
minimalis. Intinya product value yang ditawarkan senantiasa berprinsip
low cost atau biaya rendah untuk menekan dan mereduksi pengeluaran
operasional dalam menjaring segmen pasar bawah yang lebih luas.
Singkatnya, LCC merupakan redefinisi bisnis jasa angkutan udara menuju
pelayanan yang serba efisien, sederhana dan ringkas. Kecuali soal yang
menyangkut safety, apapun yang hemat dapat diterapkan.
Dalam kesehariannya LCC memiliki ciri :
- Menghilangkan sistem lembaran tiket dan diganti dengan selembar flight coupon. Penghematan yang diperoleh dapat mencapai US $1 per tiket.
- Mereduksi penyajian makanan atau dihilangkan atau makanan yang ada justru diperdagangkan di udara. Dan juga meniadakan hiburan penerbangan seperti film atau musik.
- Tiket dijual sub class. Dalam satu kelas penerbangan terdapat bermacam-macam harga. Price basis bedasarkan demand yang ada. Semakin banyak permintaan maka harga semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya saat low season umumnya harga jual pada level kelas rendah.
- Memakai satu jenis pesawat untuk meningkatkan utilisasi serta menekan biaya training dan maintenance. Rata-rata terbang juga di bawah empat jam guna menghilangkan layanan ekstra untuk penerbangan jauh.
- Menggunakan bandara sekunder yang berbiayamurah dan masih belum begitu padat.
- Penerapan pola penerbangan point to point. Mempermudah penetapan tingkat harga yang dilepas di pasar.
- Diterapkannya outsourching dan karyawan kontrak terhadap SDM non vital, termasuk pekerjaan ground handling pesawat di bandara.
- Condong kepada penjualan langsung melalui internet ketimbang lewat agen untuk menghilangkan commission fee.
Ekonomi Asia dan juga Indonesia yang
kurang bergairah pasca krisis ekonomi 1998-an, mengakibatkan daya beli
masyarakat menurun. Ongkos transportasi udara dirasa terlalu mahal
dengan segala extra service-nya, yang sesungguhnya tidak diperlukan oleh
konsumen tersebut. Kemunculan LCC, otomatis menjawab kebutuhan yang
ada.
Itulah life cycle bisnis. Visi yang dulu
dianggap sesuai dengan selera pasar, saat ini mulai mengarah ke basic
need atau kebutuhantransportasi sebagai sarana pemindah semata yang
mengurangi extended service. Ingat saja LCC itu identik dengan minimize
dan speedily. Ke arah sana mestinya kita juga bergerak.
Minggu, 18 November 2012
tips penerbangan dan travelling
Yang Penting Diperhatikan Saat Melakukan Perjalanan Jauh
Bepergian
ke tempat yang jauh memerlukan persiapan khusus. Selain stamina,
kesehatan serta kenyamanan juga harus dijaga. Anda tentunya tak mau
merasa terganggu atau tidak nyaman sepanjang perjalanan. Untuk itu,
perhatikan enam hal ini saat melakukan perjalanan jauh, seperti dikutip
dari All Women Stalk.
1. Hindari Konsumsi Minuman BeralkoholBegitu sampai di tempat tujuan, Anda bisa berpesta dan minum champagne, wine atau whisky sepuasnya. Tapi tidak saat akan bepergian jauh. Meskipun berbentuk cairan, alkohol bisa menyebabkan dehidrasi dan itu bisa mengganggu kenyamanan serta kondisi tubuh ketika Anda harus menempuh perjalanan selama belasan jam. Akan sangat tidak nyaman jika Anda mabuk dan jet lag di waktu yang bersamaan. Bukannya menikmati traveling, Anda justru akan tidur di penginapan seharian. Rugi, kan?
2. Tidur yang Cukup
Jika ingin bepergian jauh dan lama tanpa harus merasa lelah dan lemas saat perjalanan, maka sangat penting untuk mencukupi kebutuhan tidur. Apabila traveling dengan pesawat, tak perlu memaksakan mata untuk tetap bangun saat ngantuk. Nah, bila melakukan perjalanan darat, berhentilah menyetir ketika lelah. Istirahat di pom bensin setiap beberapa jam sangat direkomendasikan.
3. Cukupi Asupan Makan
Meskipun dalam perjalanan lebih sering duduk dan tidak banyak bergerak, tubuh Anda tetap membutuhkan energi. Tenaga diperlukan sesampainya di tempat tujuan untuk mengangkat barang bawaan atau jika Anda ingin langsung berjalan-jalan. Maka dari itu, konsumsilah makanan setiap beberapa jam selama perjalanan. Bawa camilan sehat seperti biskuit oatmeal rendah gula, protein bar atau buah-buahan kering.
4. Perhatikan Faktor Kenyamanan
Hal-hal kecil yang sering dianggap remeh bisa jadi sangat berguna ketika Anda bepergian jauh. Misalnya saja saat di pesawat, membawa bantal kecil akan sangat membantu Anda ketika ingin tidur atau menopang pinggang yang pegal. Bukan bermaksud untuk mengatakan bahwa bantal yang disediakan maskapai penerbangan itu jelek, tapi akan lebih nyaman bila Anda membawa bantal sendiri.
5. Tempat Duduk
Di mana Anda duduk akan sangat berpengaruh pada keseluruhan perjalanan panjang Anda. Pilihlah tempat duduk di pesawat dengan seksama. Kursi di dekat jendela atau window seat sangat ideal bila Anda ingin tidur selama perjalanan. Sementara bila Anda tipe orang yang tidak betah duduk berlama-lama atau sering ke kamar kecil, pilihlah kursi di dekat lorong kabin.
6. Pakaian
Busana juga faktor yang sangat penting ketika harus bepergian jauh. Jangan memikirkan apakah Anda akan terlihat bagus dengan pakaian yang akan dikenakan, tapi lebih utamakan kenyamanan. Pilih pakaian yang simpel, tidak terlalu banyak detail. Selain itu kenakan yang berbahan ringan dan mudah menyerap keringat seperti katun, spandeks, linen dan rayon.
(wolipop.com)
Sabtu, 17 November 2012
Nomor Telepon Call Center Maskapai Penerbangan Indonesia
| |
Call
Center Maskapai penerbangangan sangatlah di perlukan untuk keperluan
booking tiket pesawat, informasi penerbangan dan juga cancel/merubah
jadwal penerbangan anda. Call center Maskapai penerbangan selalu buka 24
Jam sehari dan 7 hari seminggu.
Daripada
berlama – lama dengan apa itu call center dan sebagainya,saya akan
langsung saja membagikan beberapa diantaranya.Berikut ini adalah
beberapa Nomor Telepon Call Center Maskapai Penerbangan Indonesia :
Call Center Maskapai Penerbangan Indonesia
- Nomor Telepon Air Asia : (021) 50505088
- Nomor Telepon Batavia Air : (021) 6010558/38999888
- Nomor Telepon Citilink Garuda : (021) 23519999
- Nomor Telepon Express Air : (021) 65865656
- Nomor Telepon Garuda Indonesia Airways : (021) 23519999
- Nomor Telepon Kartika Airlines : (021) 83703200
- Nomor Telepon Lion Air/Wings : (021) 63798000
- Nomor Telepon Linus : (021) 62203755
- Nomor Telepon Merpati Nusantara : (021) 6546789
- Nomor Telepon Sriwijaya Air : (021) 6405566
- Nomor Telepon Valu Air : (023) 852288
Bagaimana ?? Mungkin itu sudah lebih cukup untuk beberapa Nomor Telepon Call Center Maskapai Penerbangan Indonesia.Semoga dapat bermanfaat apa yang saya berikan informasi ini,semoga dapat berguna beberapa Nomor Telepon Call Center Maskapai Penerbangan Indonesia yang saya berikan ini.
Tips Penerbangan
Categories : Bandar Udara, Tips Penerbangan Tags : Check In Counter, Drop Zone, Panduan di Bandara, Panduan Naik Pesawat, PJP2U, Ruang Tunggu Keberangkatan, Security Check Point
Bagi seseorang yang baru pertama kali naik pesawat di bandara akan mengalami banyak kendala apabila belum mengerti istilah di dalam dunia penerbangan. Terkadang hal tersebut akan menjadikan seseorang kurang percaya diri dalam memasuki suatu bandar udara. Untuk itu bagi yang akan bepergian dengan memakai pesawat udara sangat diperlukan Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara.
Berikut ini akan kami berikan beberapa Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara khususnya bagi Penumpang pesawat untuk keberangkatan domestik.
DROP ZONE
Pada saat penumpang sampai di suatu bandara maka akan turun dari kendaraan menuju area bandara. Tempat atau area yang dipergunakan bagi kendaraan untuk menurunkan penumpang yang akan berangkat disebut DROP ZONE. Area Drop Zone tersedia fasilitas valet parking bagi anda yang memerlukan pelayanan ini
.
SECURITY CHECK POINT
Ketika kita mulai masuk terminal suatu bandara maka yang akan dihadapi pertama kali adalah Security Check Point, yaitu tempat pemerikasaan penumpang pesawat beserta bawa bawaan baik bagasi maupun kabin. Pemeriksaan barang bawaan akan melalui peralatan xray sedangkan untuk orangnya akan melewati Walk Through Metal Detector.
Berikut ini hal-hal panduan di area Security Check Point
Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Barang-barang bawaan wajib diperiksa melalui x-ray.
Untuk memperlancar pemeriksaan, seluruh benda logam seperti Handphone, Kunci, dsb agar dilaporkan dan diperiksa melalui x-ray.
Seluruh penumpang wajib melalui Walk Through Metal Detector (WTMD).
Apabila diperlukan, penumpang dan barang bawaan dapat diperiksa secara manual.
Laporkan kepada petugas security apabila anda:
- Menggunakan alat pacu jantung
- Membawa senjata api
Tidak diperkenankan membawa serta barang-barang berbahaya, seperti pisau, cutter, korek api, korek gas, dsb.
CHECK IN COUNTER
Setelah melewati Area Security Check Point, maka kita akan menuju Area Check in Counter. Check IN Counter yaitu tempat untuk melapor di masing masing Airline tentang keberangkatan kita. Dalam proses di Check in Counter kita akan menerima Boarding Pass dan sekaligus untuk menyerahkan barang bawaan yang dibagasikan.
Berikut ini pandungan di Area Chec In Counter
Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Antrilah pada check-in counter yang sesuai dengan nomor penerbangan anda.
Untuk keselamatan penerbangan laporkan bagasi anda yang beratnya lebih dari 5kg, dan hanya diperkenankan membawa 1 bagasi yang beratnya kurang dari 5kg kedalam kabin pesawat.
PEMBAYARAN PJP2U
Setelah proses checkin selesai maka kita akan menuju ruang tunggu keberangkatan. Dalam perjalanan menuju ruang tunggu keberangkatan kita akan disuruh membayar Airport Tax atau PJP2U. PJP2U adalah Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara. Tarif PJP2U tiap bandara berbeda. Untuk bandara besar biasanya dikenakan tarif sebesar Rp. 30.000 untuk penumpang domestic dan Rp. 150.000 untuk penumpang internasional. Perlu diketahui bahwa tarif PJP2U tidak termasuk dalam harga pembelian tiket.
SECURITY CHECK POINT 2
Ketika kita akan memasuki ruang tunggu keberangkatan maka akan dihadapkan lagi dengan Area Security Check Point yang kedua. Dalam Area Security Check Point yang kedua penumpang akan sekali lagi dicheck beserta barang yang akan dibawa di kabin pesawat. Barang bawaan akan dicheck melalui xray, dan orangnya akan melalui Walk Through Metal Detector.
Berikut panduan dalan Area Security Check Point kedua :
- Siapkan Tiket dan Boarding Pass anda, serta kupon PJP2U.Prosedur ini sama dengan prosedur pada SCP1
- Penumpang yang dibebaskan dari PJP2U seperti: penumpang transit, bayi, air crew, tamu negara.
RUANG TUNGGU KEBERANGKATAN
Setelah melewati Area Security Check Point kedua maka kita menuju ruang tunggu keberangkatan. Setiap Maskapai Penerbangan mempunyai jalur atau pintu gate keberangkatan sendiri. Untuk itu kita menuju ruang tunggu keberangkatan sesuai dengan nomer gate. Setelah waktu naik pesawat tiba maka kita akan dipersilakan naik pesawat dengan menunjukkan kartu Boarding Pass.
Demikian tadi Panduan Keberangkatan bagi Penumpang Pesawat di Bandara, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara
Categories : Bandar Udara, Tips Penerbangan Tags : Check In Counter, Drop Zone, Panduan di Bandara, Panduan Naik Pesawat, PJP2U, Ruang Tunggu Keberangkatan, Security Check Point
Bagi seseorang yang baru pertama kali naik pesawat di bandara akan mengalami banyak kendala apabila belum mengerti istilah di dalam dunia penerbangan. Terkadang hal tersebut akan menjadikan seseorang kurang percaya diri dalam memasuki suatu bandar udara. Untuk itu bagi yang akan bepergian dengan memakai pesawat udara sangat diperlukan Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara.
Berikut ini akan kami berikan beberapa Panduan Keberangkatan Penumpang Pesawat di Bandara khususnya bagi Penumpang pesawat untuk keberangkatan domestik.
DROP ZONE
Pada saat penumpang sampai di suatu bandara maka akan turun dari kendaraan menuju area bandara. Tempat atau area yang dipergunakan bagi kendaraan untuk menurunkan penumpang yang akan berangkat disebut DROP ZONE. Area Drop Zone tersedia fasilitas valet parking bagi anda yang memerlukan pelayanan ini
.
SECURITY CHECK POINT
Ketika kita mulai masuk terminal suatu bandara maka yang akan dihadapi pertama kali adalah Security Check Point, yaitu tempat pemerikasaan penumpang pesawat beserta bawa bawaan baik bagasi maupun kabin. Pemeriksaan barang bawaan akan melalui peralatan xray sedangkan untuk orangnya akan melewati Walk Through Metal Detector.
Berikut ini hal-hal panduan di area Security Check Point
Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Barang-barang bawaan wajib diperiksa melalui x-ray.
Untuk memperlancar pemeriksaan, seluruh benda logam seperti Handphone, Kunci, dsb agar dilaporkan dan diperiksa melalui x-ray.
Seluruh penumpang wajib melalui Walk Through Metal Detector (WTMD).
Apabila diperlukan, penumpang dan barang bawaan dapat diperiksa secara manual.
Laporkan kepada petugas security apabila anda:
- Menggunakan alat pacu jantung
- Membawa senjata api
Tidak diperkenankan membawa serta barang-barang berbahaya, seperti pisau, cutter, korek api, korek gas, dsb.
CHECK IN COUNTER
Setelah melewati Area Security Check Point, maka kita akan menuju Area Check in Counter. Check IN Counter yaitu tempat untuk melapor di masing masing Airline tentang keberangkatan kita. Dalam proses di Check in Counter kita akan menerima Boarding Pass dan sekaligus untuk menyerahkan barang bawaan yang dibagasikan.
Berikut ini pandungan di Area Chec In Counter
Siapkan dokumen anda sebagai berikut:
- Tiket sesuai tanggal keberangkatan
- Kartu Identitas
Antrilah pada check-in counter yang sesuai dengan nomor penerbangan anda.
Untuk keselamatan penerbangan laporkan bagasi anda yang beratnya lebih dari 5kg, dan hanya diperkenankan membawa 1 bagasi yang beratnya kurang dari 5kg kedalam kabin pesawat.
PEMBAYARAN PJP2U
Setelah proses checkin selesai maka kita akan menuju ruang tunggu keberangkatan. Dalam perjalanan menuju ruang tunggu keberangkatan kita akan disuruh membayar Airport Tax atau PJP2U. PJP2U adalah Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara. Tarif PJP2U tiap bandara berbeda. Untuk bandara besar biasanya dikenakan tarif sebesar Rp. 30.000 untuk penumpang domestic dan Rp. 150.000 untuk penumpang internasional. Perlu diketahui bahwa tarif PJP2U tidak termasuk dalam harga pembelian tiket.
SECURITY CHECK POINT 2
Ketika kita akan memasuki ruang tunggu keberangkatan maka akan dihadapkan lagi dengan Area Security Check Point yang kedua. Dalam Area Security Check Point yang kedua penumpang akan sekali lagi dicheck beserta barang yang akan dibawa di kabin pesawat. Barang bawaan akan dicheck melalui xray, dan orangnya akan melalui Walk Through Metal Detector.
Berikut panduan dalan Area Security Check Point kedua :
- Siapkan Tiket dan Boarding Pass anda, serta kupon PJP2U.Prosedur ini sama dengan prosedur pada SCP1
- Penumpang yang dibebaskan dari PJP2U seperti: penumpang transit, bayi, air crew, tamu negara.
RUANG TUNGGU KEBERANGKATAN
Setelah melewati Area Security Check Point kedua maka kita menuju ruang tunggu keberangkatan. Setiap Maskapai Penerbangan mempunyai jalur atau pintu gate keberangkatan sendiri. Untuk itu kita menuju ruang tunggu keberangkatan sesuai dengan nomer gate. Setelah waktu naik pesawat tiba maka kita akan dipersilakan naik pesawat dengan menunjukkan kartu Boarding Pass.
Demikian tadi Panduan Keberangkatan bagi Penumpang Pesawat di Bandara, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Langganan:
Postingan (Atom)



