Shalat Dhuha hukumnya sunat
muakad (sangat dianjurkan dan mendekati wajib) karena Rasulullah
senantiasa mengerjakannya dan berpesan kepada para sahabat untuk
mengerjakannya juga. Shalat Dhuha juga merupakan wasiat Rasul kepada
umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits. “Abu Hurairah r.a.
menceritakan, ‘Kekasihku Rasulullah Saw. memberi wasiat kepadaku dengan
tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia: shaum
tiga hari dalam sebulan, dua rakaat shalat Dhuha, dan hanya tidur setelah melakukan shalat Witir” (H.R. Bukhari dan Muslim)
Tentu saja, Rasulullah Saw. tidak akan mengistimewakan shalat Dhuha
tanpa alasan. Berikut beberapa fadhilah atau keutamaan shalat Dhuha yang
menjadikannya begitu istimewa di mata Rasullah Saw.
Pertama, shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada
Allah Swt. atas nikmat sehat bugarnya setiap sendi dalam tubuh kita.
Menurut Rasulullah Saw., setiap sendi dalam tubuh kita yang jumlahnya
360 ruas setiap harinya harus diberi sedekah sebagai makanannya.
“Pada setiap manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang
bersangkutan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya.” Lalu,
para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah Saw., siapa yang sanggup
melakukannya?” Rasulullah Saw. menjelaskan, “Membersihkan kotoran yang
ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan orang)
dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka shalat Dhuha dua rakaat
dapat menggantikannya.” (H.R. Ahmad dan Abu Daud)
Kedua, shalat Dhuha merupakan wahana pengharapan kita akan rahmat
dan nikmat Allah Swt. sepanjang hari yang akan dilalui, entah berupa
nikmat fisik maupun materi. Rasulullah Saw. bersabda, “Allah berfirman,
‘Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan shalat empat
rakaat pada pagi hari, yaitu shalat Dhuha, niscaya nanti akan Kucukupi
kebutuhanmu hingga sore harinya.’” (H.R. Al-Hakim dan At-Tabrani)
Lebih dari itu, momen shalat Dhuha merupakan saat kita mengisi kembali
semangat hidup baru. Kita berharap semoga hari yang akan kita lalui
menjadi hari yang lebih baik dari hari kemarin. Di sinilah ruang kita
menanam optimisme hidup. Kita tidak sendiri menjalani hidup ini. Ada
Sang Maharahman yang senantiasa akan menemani kita dalam menjalani hidup
sehari-hari.
Ketiga, shalat Dhuha sebagai pelindung untuk menangkal siksa api
neraka di hari pembalasan (kiamat) nanti. Hal ini ditegaskan Nabi Saw.
dalam haditsnya, “Barangsiapa melakukan shalat Fajar, kemudian ia tetap
duduk di tempat shalatnya sambil berdzikir hingga matahari terbit dan
kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah
Swt. akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh atau membakar
tubuhnya.” (H.R. Al-Baihaqi)
Keempat, bagi orang yang merutinkan shalat Dhuha, niscaya Allah
mengganjarnya dengan balasan surga. Rasulullah Saw. bersabda, “Di dalam
surga terdapat pintu yang bernama Bab Adh-Dhuha (Pintu Dhuha) dan pada
hari kiamat nanti ada yang akan memanggil, ‘Dimana orang yang senantiasa
mengerjakan shalat Dhuha? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang
Allah.’” (H.R. At-Tabrani)
Kelima, pahala shalat Dhuha setara dengan pahala ibadah haji dan
umrah. “Dari Abu Umamah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda,
‘Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk
melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang
melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat
Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah.’” (Shahih
Al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa, “Nabi
Saw. bersabda, ‘Barangsiapa yang mengerjakan shalat Fajar (Shubuh)
berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga
terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan
pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.’”
(Shahih Al-Jami: 6346)
Keenam, tercukupinya kebutuhan hidup. Orang yang gemar melaksanakan shalat Dhuha
ikhlas karena Allah akan tercukupi rezekinya. Hal ini dijelaskan
Rasulullah Saw. dalam hadits qudsi dari Abu Darda. Firman-Nya, “Wahai
Anak Adam, rukuklah (shalatlah) karena aku pada awal siang (shalat
Dhuha) empat rakaat, maka aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore
hari.” (H.R. Tirmidzi)
Ketujuh, memperoleh ghanimah (keuntungan) yang besar. Dikisahkan,
Rasulullah mengutus pasukan muslim berperang melawan musuh Allah. Atas
kehendak Allah, peperangan pun dimenangkan dan pasukan tersebut mendapat
harta rampasan yang berlimpah. Orang-orang pun ramai membicarakan
singkatnya peperangan yang dimenangkan dan banyaknya harta rampasan
perang yang diperoleh. Kemudian Rasulullah Saw. menjelaskan bahwa ada
yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya memperoleh kemenangan dan
harta rampasan yang banyak yaitu shalat Dhuha.
“Dari Abdullah bin Amr bin Ash ia berkata, Rasulullah Saw. mengirim
pasukan perang. Lalu, pasukan itu mendapat harta rampasan perang yang
banyak dan cepat kembali (dari medan perang). Orang-orang pun (ramai)
memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan
cepat kembalinya mereka. Maka, Rasulullah Saw. bersabda, ‘Maukah aku
tunjukan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat dari selesai perangnya,
lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan cepatnya kembali (dari
medan perang)? (Yaitu) orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk
mengerjakan shalat sunat Dhuha.
Dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak (memperoleh)
harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.’” (H.R. Ahmad)
Menilik banyaknya fadhilah di atas, cukup beralasan kiranya bila Nabi
Saw. menghimbau umatnya untuk senantiasa membiasakan diri melaksanakn
shalat Dhuha. Dengan mengetahui fadhilah-fadhilah tersebut, diharapkan
kita lebih termotivasi untuk beristiqamah melaksanakan shalat Dhuha agar
tercapai tujuan bahagia dunia dan akhirat. Amin. Sumber:
majalahpercikaniman.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label DAKWAH ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DAKWAH ISLAM. Tampilkan semua postingan
Jumat, 19 Februari 2016
Kamis, 24 Januari 2013
7 Hubungan Erat Antara Kiamat Dengan Ka'bah
Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun untuk manusia beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi manusia. (QS. Ali Imran: 96)
Kita mungkin pernah bertanya kenapa harus solat menghadap Kiblat, juga kenapa harus ada Ibadah Thawaf, Ini juga sering jadi perenungan manusia, seperti ini :
1. Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam), bahwa putaran energi kalau bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah energi akan naik ke atas akan naik ke atas. Arah ditunjukkan arah 4 jari, dan arah ke atas ditunjukkan oleh Arah Jempol.
2. Dengan pola ibadah thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus berlawanan jarum jam, ini menimbulkan pertanyaan, kenapa tidak boleh terbalik arah, searah jarum jam misalnya.
3. Kenapa Solat harus menghadap Kiblat, termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman menghadap Kiblat
4. Kenapa Solat Di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100.000 kali dari di tempat sendiri.
5. Singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi
Perenungan Sintesa :
1. Energi Solat dan Doa dari individu atau jamaah seluruh dunia terkumpul dan terakumulasi di Kabah setiap saat, karena Bumi berputar sehingga solat dari seluruh Dunia tidak terhenti dalam 24 jam, misal orang Bandung solat Dzuhur, beberapa menit kemudian orang Jakarta Dzuhur, beberapa menit kemudian Serang Dzuhur, Lampung dan seterusnya. Belum selesai Dzuhur di India Pakistan, di Makasar sudah mulai Ashar dan seterusnya. Pada saat Dzuhur di Jakarta di London Sholat Subuh dan seterusnya 24 jam setiap hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya.
2. Energi yang terakumulasi, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator orang-orang yang bertawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam yang dilakukan jamaah Makah sekitarnya dan Jamaah Umroh / Haji yang dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.
3. Maka menurut implikasi hukum Kaidah Tangan Kanan bahwa Energi yang terkumpul akan diputar dengan Tawaf dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya akan ke atas MENUJU LANGIT. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak berhenti di Kabah namun semuanya naik ke Langit. Sebagai satu cerobong yang di mulai dari Kabah. Menuju Langit mana atau koordinat mana itu masih belum nyampe pikiran saya. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat saluran agar solat dan doa dalam bentuk energi tadi agar sampai Ke Hadirat Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong Energi yang terfokus naik ke atas Langit. Selamanya sampai tidak ada manusia yang solat dan tawaf (kiamat?).

1. Solat dan Doa, diyakini akan sampai ke langit menuju Singgasana Tuhan selama memenuhi kira-kira persyaratan uraian di atas dengan sintesa (gabungan/Ekstrasi) renungan hukum agama dan hukum alam, karena dua-duanya ciptaan Tuhan juga. Jadi hendaknya ilmuwan dan agamawan bersinergi/ saling mendukung untuk mencapai kemaslahatan yang lebih luas dan pemahaman agama yang dapat diterima lahir batin
2. Memantapkan kita dalam beribadah solat khususnya dan menggiatkan diri untuk selalu on-line 24 jam dengan Tuhan, sehingga jiwa akan selalu terjaga dan membuahkan segala jenis kebaikan yang dilakukan dengan senang hati (iklas).
3. Terjawablah jika sholat itu tidak menyembah batu (Kabah) seperti yang dituduhkan kaum orientalis, tapi menggunakan perangkat alam untuk menyatukan energi solat dan doa untuk mencapai Tuhan dengan upaya natural manusia.
4. Tuhan Maha Pandai, Maha Besar dan Maha Segalanya
Ini sekedar renungan dan analisa , semoga saja mampu memotivasi kita dan para Pakar untuk memicu pemikiran, penelitian lebih dalam untuk lebih mempertebal keimanan dan menjadi saksi bahwa Tuhan menciptakan semesta dengan penuh kesempurnaan tidak dengan main-main (asal jadi) sehingga makin yakin dan cinta pada Tuhan Yang Maha Esa. Mungkin renungan ini berlebihan dan berfantasi, tapi sedikitnya ini pendekatan yang mampu menjawab pertanyaan sebagaimana di atas dan tidak bertentangan dengan Kitab Suci dan Hadist bahkan mendukungnya. Semoga bermanfaat…
Ramalan Untuk Memastikan Bahwa Ka’bah Dan Kiamat hanya Allah Yang Tahu :
1. Ka’bah Akan Hancur Dengan Sendirinya (Terbukti dengan ditenggelamkannya satu pasukan yang akan menyerang ka’bah suatu hari nanti)
2. Jika Pusat Bumi Bergeser Akan Banyak Kekacauan (seperti Musim Yang tidak Mengenal waktu)
3. Kiamat Akan Cepat Terjadi Jika Sholat Sudah Ditinggalkan
4. Anda Pasti Juga pernah mendengar jika Siapa Yang Meninggalkan sholat berarti telah merobohkan Agama.
5. Untuk selain Islam, kapan kapan akan kita kupas, bagaimana kemampuan Pentium 2 dan pentium 4 sungguh berbeda, bagaimana petunjuk Allah Disempurnakan dari umat Ibrahim, Musa hingga Muhammad saw, Nabi Isa menyempurnakan Taurat dengan Injil, Dan Muhammad menyempurnakan keduanya Dengan Al Qur’an. Hingga Kalian mengerti bahwa kita dulu adalah umat yang satu
7 Misteri Kematian Matahari Terungkap dalam Al-Quran
Kali ini akan membahas Misteri Kematian Matahari dalam Al-Quran Silahkan di Resapi.
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Dan Matahari berjalan ke tempat Peristirahatannya. Itu adalah keputusan dari Yang Mahakuasa, Yang Maha Mengetahui. (Surah Ya Sin, 38)
Matahari telah memancarkan panas selama sekitar 5 miliar tahun sebagai akibat dari reaksi kimia konstan berlangsung pada permukaannya. Pada saat yang ditentukan oleh Allah di masa depan, reaksi ini pada akhirnya akan berakhir, dan Matahari akan kehilangan semua energi dan akhirnya Mati. dalam konteks itu, ayat di atas dapat dijadikan acuan bahwa pada suatu hari energi matahari akan segera berakhir. (Allah maha tahu akan kebenarannya).
Kata Arab “limustaqarrin” dalam ayat ini merujuk pada tempat tertentu atau waktu. Kata “tajrii” diterjemahkan sebagai “berjalan,” juga bermakna seperti “untuk bergerak, untuk bertindak cepat, untuk bergerak, mengalir.”
Tampaknya dari arti kata bahwa Matahari akan terus dalam perjalanannya dalam ruang dan waktunya, tetapi pergerakan ini akan berlanjut sampai waktu tertentu yang telah ditetapkan. Ayat “Ketika matahari dipadatkan dalam kegelapan,” (QS. at-takwir, 1) yang muncul dalam deskripsi Hari Kiamat, memberitahu kita bahwa seperti waktu itu akan datang. Waktu tersebut hanya diketahui oleh Allah.
Kata Arab “taqdiiru,” diterjemahkan sebagai “keputusan” dalam ayat tersebut, termasuk makna seperti “untuk menunjuk, untuk menentukan nasib sesuatu, untuk mengukur.” dengan ungkapan dalam ayat 38 dari Surah Ya Sin, kita diberitahu bahwa masa hidup Matahari terbatas pada jangka waktu tertentu, yang ditahbiskan oleh Allah. FOLLOW TWITTER saya,dengan mengklik LOGO dibawah ini
اللّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لأَجَلٍ مُّسَمًّى يُدَبِّرُ الأَمْرَ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لَعَلَّكُم بِلِقَاء رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (QS. Ar-Ra’d, 2)
يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ
Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (Surah Fatir, 13)
Penggunaan kata “musamman” dalam ayat di atas menunjukkan bahwa masa hidup Matahari akan berjalan untuk “jangka waktu tertentu.” Analisis ilmiah tentang akhir Matahari menjelaskan sebagai mengkonsumsi 4 juta ton materi kedua, dan mengatakan bahwa Matahari akan mati ketika bahan bakar yang dimiliki semua telah dikonsumsi oleh matahari.
Panas dan cahaya yang dipancarkan dari matahari adalah energi yang dilepaskan seketika. Inti hidrogen berubah menjadi helium dalam proses fusi nuklir. Energi Matahari, dan karena itu hidupnya, sehingga akan berakhir setelah bahan bakar ini telah digunakan. (Allah maha mengetahui kebenaran.) Laporan berjudul “The death of the Sun” oleh departemen Ilmu BBC News mengatakan:
… Matahari secara bertahap akan mati. Sebagai inti bintang ke dalam kehancuran, akhirnya akan menjadi cukup panas untuk memicu atom lain menyusunnya menjadi helium.
Sebuah dokumenter, juga berjudul “The death of the Sun,” disiarkan oleh National Geographic TV,
Memberikan penjelasan sebagai berikut:
Matahari menghasilkan panas dan menopang kehidupan di planet kita. Tapi seperti manusia, Matahari juga memiliki umur yang terbatas. Seiring dengan penuaan bintang tersebut, Matahari akan menjadi lebih panas dan menguapkan semua lautan kita dan membunuh semua kehidupan di planet Bumi … Matahari terus menjadi lebih panas karena usia dan membakar bahan bakar lebih cepat. Suhu akan meningkat, akhirnya memusnahkan kehidupan hewan, penguapan laut dan membunuh semua kehidupan tanaman … Matahari akan membengkak dan menjadi bintang raksasa merah, menelan planet-planet terdekat. daya tarik gravitasinya akan mengurangi dan mungkin memungkinkan Bumi melarikan diri. Pada akhirnya, ia akan menyusut menjadi bintang kecil putih, memancarkan cahaya selama seminggu untuk ratusan miliar tahun.
Para ilmuwan baru-baru ini menguraikan struktur Matahari dan menemukan apa yang terjadi di dalamnya. Sebelum itu, tak ada yang tahu bagaimana memperoleh energi matahari atau bagaimana Matahari menghasilkan panas dan cahaya.
وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا أَفَلاَ تَتَذَكَّرُونَ
… Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?” (QS. Al-An’aam, 80)
Jumat, 18 Januari 2013
Lagi,... 10 Bukti Kekuasaan Allah
10
Bukti Kekuasaan Allah Pada Penciptaan Bumi – Salah satu temuan
mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan
adalah apa yang disebut prinsip antropis.
Prinsip
ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta
telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan
manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita
temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.
Dalam
hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang
berjudul ‘The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal
The Unmistakable Identitiy of The Creator’ telah membuat daftarnya
sendiri sebagai berikut.
1. Jarak bumi dengan matahari
Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.
Dibandingkan
dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik
matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa
8 menit untuk sampai ke bumi.
Jika lebih jauh:
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.
Jika lebih dekat:
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.
Jika lebih dekat:
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
2. Gravitasi di permukaan bumi

Gravitasi
permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah
percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut.
Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut.
Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan
yang berlaku di bumi.
Jika lebih kuat:
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
Jika lebih lemah:
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
Jika lebih lemah:
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara
3. Periode rotasi bumi

Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.
Jika lebih lama:
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
Jika lebih cepat:
Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
Jika lebih cepat:
Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
4. Albedo

Albedo
merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar
matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke
angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave
radiation).
Perbedaan
panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat
dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh
permukaan bumi.
Jika lebih besar:
Zaman es tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
Zaman es tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
5. Aktivitas gempa

Gempa
bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi.
Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi).
Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya
kejadian gempa bumi tersebut.
Bumi
kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila
tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk
dapat ditahan.
Jika lebih besar:
Terlalu banyak makhluk hidup binasa
Jika lebih kecil:
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik
Terlalu banyak makhluk hidup binasa
Jika lebih kecil:
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik
6. Ketebalan kerak bumi

Kerak
bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori,
yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan
sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar
20-70 km.
Penyusun
kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan
penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat
batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan
litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
Jika lebih tebal:
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
Jika lebih tipis:
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
Jika lebih tipis:
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
7. Medan magnet bumi

Magnetosfer
bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh
luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan
magnet antarplanet.
Di
magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari
angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan
listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.
Jika lebih kuat:
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak
Jika lebih lemah:
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak
Jika lebih lemah:
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa
8. Interaksi gravitasi dengan bulan

Bulan
yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan
oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi.
Besarnya
gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik
menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan
semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.
Jika lebih besar:
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak
Jika lebih kecil:
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak
Jika lebih kecil:
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim
9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer

Atmosfer
bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan
sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%),
uap air, dan gas lainnya.
Atmosfer
melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet
dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam.
75%
dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. Atmosfer tidak
mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak menipis
lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara
atmosfer dan angkasa luar.
Jika lebih besar:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tidak memadai
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tidak memadai
10. Kadar ozon dalam atmosfer

Ozon
terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan
manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya
ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada
ketinggian 50 kilometer.
Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai ‘lapisan ozon’.
Ozon
dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama
penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga
sinar ultraviolet (uv) dari matahari.
Jika lebih besar:
Suhu permukaan bumi terlalu rendah
Jika lebih kecil:
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet
Suhu permukaan bumi terlalu rendah
Jika lebih kecil:
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip antropis.
Namun,
yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya
para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan
yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian
peristiwa acak tanpa perencanaan.
Siapapun
yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada
kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan
tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang
sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.
Rabu, 16 Januari 2013
Percakapan Antara Bayi Dengan Tuhan
Suatu pagi seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan,
Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil & lemah."
Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."
Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."
Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."
Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"
Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."
Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"
Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."
Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."
Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
Jawab Tuhan,
....."Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu."
Hujan Darah dan Hujan Katak Sudah Ada di Alquran?
Meski sudah
terjadi beberapa tahun yang lalu, fenomena hujan berwarna merah kembali
ramai dibicarakan. Di India, para penduduk lokal daerah Kerala
menemukan baju-baju yang dijemur berubah warna menjadi merah seperti
darah. Mereka melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang
mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.
Contoh air hujan tersebut segera dibawa untuk diteliti oleh ilmuwan independen, Godfrey Louis
dan Santosh Kumara dari Universitas Mahatma Gandhi. Pertama kali mereka
mengira bahwa partikel merah di dalam air adalah partikel pasir yang
terbawa dari gurun Arab. Di Universitas Sheffield, Inggris, seorang ahli
mikrobiologis bernama Milton Wainwright mengkonfirmasi bahwa unsur
merah tersebut adalah sel hidup. Hal ini dinyatakan karena Wainwright
berhasil menemukan adanya DNA dari unsur sel tersebut walaupun ia belum
berhasil mengekstraknya.
Contoh air hujan tersebut segera dibawa untuk diteliti oleh ilmuwan independen, Godfrey Louis
dan Santosh Kumara dari Universitas Mahatma Gandhi. Pertama kali mereka
mengira bahwa partikel merah di dalam air adalah partikel pasir yang
terbawa dari gurun Arab. Di Universitas Sheffield, Inggris, seorang ahli
mikrobiologis bernama Milton Wainwright mengkonfirmasi bahwa unsur
merah tersebut adalah sel hidup. Hal ini dinyatakan karena Wainwright
berhasil menemukan adanya DNA dari unsur sel tersebut walaupun ia belum
berhasil mengekstraknya.
Sedangkan
hujan hewan terjadi pada Juni 2009 di Jepang. Hewan ini memiliki
panjang dengan diameter 5 cm berbentuk seperti ikan dan kodok, sejauh
ini tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi.
Beberapa orang menyebutkan ini merupakan fenomena langka yang pernah
terjadi yang diakibatkan perubahan cuaca yang tidak menentu di negara
sakura ini. Bagian meteorologi Jepang juga tidak dapat menjelaskan apa
penyebab terjadinya hal tersebut. (Sumber: Athepostrad)
Beberapa
orang yang seperti menuhankan ilmu pengetahuan menyebutnya sebagai
fenomena alam. Saya tidak menolak adanya proses alam, karena hal itu
sesuatu yang natural dan sudah menjadi ketetapan-Nya. Istilah agama
menyebutnya sunatullah. Tapi terkadang, kita melupakan sumber segala
sebab musabab dan sumber segala sesuatu, yakni Tuhan semesta alam. Apa
yang hendak ditampakkan adalah Kekuasaan-Nya yang maha dan tunggal. Agar
kita, manusia, tidak lagi sombong dengan menuhankan segala ilmu
pengetahuan alam dan melupakan adanya Pencipta alam.
Alquran
dan Injil mengisahkan tentang kesombongan Firaun dan kaumnya. Jika
diberi kebaikan dan kemakmuran dari Tuhan, mereka berkata, “Inilah usaha
kami.” Manusia zaman sekarang juga ada yang seperti ini, ketika sukses
mereka berkata, “Ya, karena usaha saya, saya ini berhasil.” Jika ditimpa
kesusahan, kaum Firaun melemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan
pengikutnya. (QS. 7: 131)
Seolah menantang dan keras kepala, pengikut Firaun berkata, “Bagaimanapun
kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan
keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu.”
(QS. 7: 132). Firaun dan pengikutnya yang masih ada hingga sekarang ini
meledek bahwa bukti kekuasaan Tuhan yang disampaikan melalui Musa
(Moses) dan Harun (Aaron) as. itu sebagai sihir. “Maka Kami kirimkan kepada mereka topan (thûfân),
belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka
tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” (QS. 7: 133)
Jadi,
apa yang terjadi di zaman sekarang bukanlah sesuatu fenomena baru dan
menganehkan. Zaman dahulu, sebagai bukti bagi orang yang ingkar kepada
Tuhan, Allah sudah tampakkan kuasa-Nya. Hanya orang-orang yang sadar dan
berpikir yang dapat mengambil pelajaran. Wallahualam.
Minggu, 06 Januari 2013
Dokter Paling Terkenal di AS Memeluk Islam
Penonton acara talk show populer Amerika, The Oprah Winfrey Show, pasti
sudah tidak asing pada sosok Dokter Oz. Dialah seorang dokter yang kerap
mengisi tema kesehatan di acara talk show paling populer di dunia itu.
Selain di acara Oprah, Oz juga kerap mengisi acara Larry King Live.
Sejak tahun 2009, Dokter Oz memiliki program acara televisi yang
diproduksi Harpo Productions dengan judul The Dr Oz Show.
Namun, tahukah anda siapa sosok sebenarnya dari dokter paling terkenal
di Amerika saat ini tersebut? Dr Oz memiliki nama lengkap Dr Mehmet
Cengiz Oz. Dia adalah ahli bedah jantung dari Harvard University.
Dari namanya, orang bisa menebak bahwa Oz alias Mehmet memiliki darah
Turki. Ibunya bernama Suna dan berayahkan Mustafa Oz. Keduanya merupakan
orang terpandang di Turki. Ayah dan ibu Oz kemudian menyebrang ke
Amerika pada 1955. Lima tahun berselang, lahirlah Oz.
Dalam sebuah wawancara yang dilansir The Root, Oz mengungkapkan bahwa
sejak kecil dirinya didik oleh dua gaya muslim berbeda. "Saya dididik
oleh ibu yang Islam sekuler, Namun ayah saya sangat teguh memegang
prinsip Islam," ujarnya.
Hingga kini, dia mengaku masih memeluk Islam. Oz mengatakan bahwa gaya
sufi islam sangat mempengaruhi dirinya. Kendati menjadi dokter paling
terkenal di Amerika saat ini, Oz tidak lantas melupakan identitasnya
sebagai seorang Turki.
Oz bahkan tetap mempertahankan kewarganegaraan Turkinya bersama
statusnya sebagai seorang Amerika. Saking cintanya pada Turki, Oz rela
menjadi sukarelawan sebagai tenaga kesehatan di militer Turki
Sumber : www.republika.co.id/berita/senggang/sosok/12/12/28/mfpyt5-dokter-paling-terkenal-di-as-memeluk-islam
Sabtu, 01 Desember 2012
karguzari dakwah Yaman.
Segala Puji hanya milik Allah SWT semata, Sholawat serta Salam semoga selalu tercurah kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw.
Sebagai Muqaddimah, kami ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala khilaf dan salah, yang disengaja maupun tidak. Bersama dengan ini pula kami ingin memberikan beberapa khabar/karguzari dakwah di Yaman khususnya di madrasah tempat kami belajar. Setelah sekian lama kami tidak dapat memberikan khabar seperti biasa terkecuali dengan beberapa ikhwan itupun melalui YM saja.
Alhamdulillah, beberapa bulan lalu tepatnya di bulan Ramadhan. Kami melaksanakan Khuruj 30 hari sebagai Nishab Tahunan di waktu liburan. Kami bersyukur atas target yang sudah tercapai yakni; 3 Jama’ah dalam negeri Yaman, 2 Jama’ah luar negeri (Jibouti dan India) dan 1 Jama’ah Mutarjim yang terdiri 3 orang untuk Jama’ah dari Indonesia yang menghabiskan waktu keluar selama -/+ 1 bulan di Yaman.
Ini merupakan perkembangan dakwah yang sedang berjalan di Hadramaut khususnya pelajar di Darul Musthofa.
Namun, ada kabar yang cukup menggembirakan kami semua bahwa, sepulang dari keluar (khuruj) kami mendapati dan mengetahui bahwa pihak Darul Musthofa cukup senang dan bersyukur dengan perkembangan Jama’ah Tabligh yang berada di Darul Musthofa. Karena secara tidak langsung sudah membantu proses pembelajaran dan perkembangan Dakwah ala Darul Musthofa itu sendiri.
Para Penanggung Jawab Dakwah Darul Musthofa (bukan Jama’ah Tabligh) sering sekali mudzakarah dengan beberapa ikhwan Jama’ah Tabligh tentang cara dan metode Dakwah yang sudah menjelajah dunia ini. Ini semata-mata sebagai satu bentuk pandangan yang baik dari mereka dalam mengembangkan dakwah itu sendiri. Bahkan, Al Habib Umar sering mengatakan kepada kami, dalam ijtima’-ijtima’ khos Jama’ah Tabligh seperti Bayan Hidayah ketika kami akan keluar. Beliau mengatakan yang kurang lebih maksudnya “bantulah mereka (para penanggung jawab dakwah Darul Musthofa) bagaimana metode dakwah yang baik”.
Beberapa minggu lalu, pihak Darul Musthofa mengirimkan 1 Jama’ah yang terdiri dari para Penanggung Jawab dari beberapa Departemen yang ada ke negeri Jepang.
Inipun dikarenakan permintaan dari Prof. DR. Arai dari salah satu Universitas Tokyo, Fakultas Kebudayaan yang hendak mengadakan Seminar Terbuka tentang Islam. Juga bertempat di beberapa Universitas di negara itu. Jama’ah pun menghabiskan waktu 1 bulan dan sempat berkeliling ke berbagai tempat di Jepang.
Jama’ah pun sempat mendatangi tempat-tempat yang diketahui banyak terdapat kaum Muslimin tinggal, bekerja dan belajar.
Satu yang sangat diharapkan oleh Al Habib Umar bin Hafidz adalah, bahwa bila bisa dijumpai Jama’ah Tabligh di negara tersebut, alangkah baiknya bekerjasama dengan mereka. Karena beliau yakin akan keberadaan mereka (Jama’ah Tabligh) di semua negara di dunia. Di samping memenuhi permintaan dari Universitas Tokyo, Al Habib Umar mengharapkan sekali kepergian mereka (Jama’ah Darul Musthofa) menjadi asbab hidayah bagi mereka orang-orang Jepang terutama yang ada kaitannya dengan Seminar ini.
Sang Habib sudah memikirkan akan kelanjutan kerja ini agar tidak tersendat dan terus berlanjut hingga membuahkan hasil yang baik. Sebagaimana yang telah beliau ketahui bahwa, sempat kami para Karkoon dimusyawarahkan oleh Markas setempat untuk keluar ke negara Jepang pada masa liburan tahunan namun tidak sempat terpenuhi. Dan semua kerja kami baik Maqomi maupun Intiqali selalu dilaporkan kepada Habib Umar. Bahkan, beliau bersedia meluangkan waktu khusus untuk kami jika ada program-program yang berhubungan dengan “Karkoon Pelajar” di darul Musthofa seperti, Musyawarah Mungguan, Bulanan hingga Ijtima’ Besar Tahunan untuk seluruh negeri-negeri Arab di Hudaidah-Yaman.
Dari sinilah beliau banyak melihat perkembangan dan Ishlah yang banyak membantu Stabilitas di Darul Musthofa.
Akhirnya, ketika kembali ke Darul Musthofa, Jama’ah ini mendapatkan sedikit penyesalan karena tidak ditemuinya “Karkoon” di Jepang. Hingga merekapun bertanya kepada kami, “apakah kalian mengetahui di Jepang ada Markas Tabligh atau tidak?”. Pertanyaan inilah yang terlontar kepada Penanggung Jawab Karkoon Pelajar yang akhirnya sampailah kepada saya (penulis).
Alhamdulillah, beberapa informasi yang saya ketahui dari beberapa ikhwan di Indonesia seperti Pak Eko Purwanto bahwa, ada salah satu “Karkoon Lama” di Jepang yakni, Pak Iqbal Rofik. Dari sinilah berkembang informasi kedua dan ketiga dan semoga seterusnya dapat kami ketahui.
Akhir Kalam, kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan kami. Sebagai permohonan, kepada semua pihak yang terkait mohon untuk kerjasama dan Ta’awun dalam usaha agama ini. Bila mengetahui informasi lain tentang Dakwah khususnya di Jepang mohon untuk dikirimkan ke email: iroel_jeje@yahoo.co.id
Semoga kita senantiasa dijaga oleh Allah SWT dalam akhwal dan bi’ah agama yang kuat. Iman dan Amal Agama hingga Hari Kiamat. Amiin.
Segala Puji hanya milik Allah SWT semata, Sholawat serta Salam semoga senantiasa tercurah kepada Junjungan Kita Nabi Besar Muhammad saw., keluarga dan sahabatnya.
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan Jazakumullohu Khoirol Jazaa’ atas informasi yang antum berikan. Ini sangat membantu sekali. Semoga ini bukan yang terakhir kalinya.
Mengenai informasi atau karguzari dakwah di Yaman khususnya Darul Musthofa memang saya sendiri belum begitu banyak menyampaikan kecuali hanya beberapa orang ikhwan saja. Dengan alasan bahwa, baik Darul Musthofa maupun kami semua pelajar yang notabene ‘Tabligh’ bisa dikatakn merupakan corak baru bagi Lembaga Pendidikan yang dituju oleh para pelajar ‘Tabligh’ ini.
Sebagaimana kita tahu bahwa dari kebanyakan para pelajar Indonesia yang sudah mengenal tabligh lebih bersemangat untuk belajar di Pakistan atau India. Ini semua karena pertimbangan untuk menjaga ‘Bi’ah Dakwah’ yang sudah dijalani.
Namun, tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang mempunyai ‘Himmah’atau semangat belajar hingga berkeinginan untuk mendalami Madzhab Imam Syafi’i. Maka, Yamanlah yang menjadi tujuan untuk memenuhinya dengan alasan bahwa, Yaman merupakan negara yang masih kental dan kuat dengan‘Syafi’i’ nya. Bahkan, dalam sejarahpun Yaman mempunyai peranan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia.
Dari berbagai macam Lembaga Pendidikan yang berada di Yaman, Darul Musthofa yang masih begitu muda usianya dibandingkan dengan Lembaga Pendidikan lainnya.
Negara Yaman terbagi menjadi 2 Provinsi, Yaman Utara dan Yaman Selatan yang dinamakan dengan Hadramaut.
Di Yaman Utara ada beberapa Lembaga Pendidikan dan Universitas Islam bercorak Syafi’i seperti Universitas Al Yamaniyah dan Universitas Syar’iyyah Shona’a di Ibukota Yaman, Shona’a. Juga terdapat beberapa Universitas lain yang berfahamkan ‘Wahhabi’.
Di kota Hudaidah ada 1 Universitas Syar’iyyah Hudaidah dan Universitas Al Ahqaff. yang juga bercorak Syafi’i disamping beberapa Pondok Pesantren kecil di sekitarnya.
Adapun di Hadramaut ada Universitas Al Ahqaf cabang, Rubath Tareem dan Lembaga Pendidikan Islam Darul Musthofa.
Inilah beberapa tempat belajar yang menjadi sasaran para pelajar Indonesia yang hendak mendalami Madzhab Syafi’i. Hingga diperkirakan dari jumlah keseluruhan pelajar Indonesia berkisar 800 orang.
Ini karguzari sekilas tentang alasan dipilihnya negara Yaman sebagai tujuan untuk belajar.
Kedua, mengenai perkembangan dakwah secara keseluruhan Yaman merupakan negara di Jazirah Arab yang juga tidak luput dari ‘incaran’ Jama’ah Tabligh. Dakwah pertama masuk sejak 35 tahunan yang lalu. Bahkan pertama kali yang didatangi adalah beberapa daerah di Hadramaut. Kami mendengar langsung dari Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bahwa, ayahanda beliau yang bernama Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz sempat bertemu dan berinteraksi langsung dengan Jama’ah Tabligh yang kebetulan datang ke Tarim Hadramaut. Dan memberikan kesan yang baik kepada beliau (Habib Muhammad). Ini beliau (Habib Umar) sampaikan beberapa minggu yang lalu, ketika beliau meminta kami para ‘Karkoon Pelajar’ untuk berkumpul dan mendangarkan taushiyah beliau tentang pentingnya menjaga Amal Maqomi.
Dalam kalam beliau menerangkan dan menyebutkan bahwa dari sekian banyak orang-orang Tarim yang mengikuti dan bergabung dengan JT mereka begitu bagus sekali menjaga Amal Agama. Bahkan yang menjadi point besar adalah‘mau memekirkan orang lain untuk amal agama’. Ini disebabkan kuatnya mereka menjaga Amal Maqomi baik di rumah maupun di masjid.
Ketiga, Tentang asal-usul Habib Umar mengenal dan mengetahui JT adalah dari apa yang saya ceritakan diatas. Selain itu pula beliau pernah belajar pertama kali di salah satu daerah di Yaman Utara yang bernama Baidho’. Di kota inilah beliau mengenal dekat tentang Jama’ah Tabligh bahkan beliau sempat keluar 40 hari seperti yang antum ketahui juga sempat menghadiri Ijtima’ di Pakistan. Mengenai tahunnya saya belum bisa memastikan. Namun, sampai sekarang beliau masih berhubungan dan berkawan baik dengan salah seorang penanggung jawab markas Mukalla, ibukota Hadramaut. Beliau bernama Syeikh Ali Ba’abbad. Beliau inilah yang mengajak Habib Umar untuk menghadiri Ijtima’ tersebut. Hingga saat inipun Syeikh Ali masih sering berkunjung dan bertatap muka dengan Habib Umar. Bahkan beliau sering diberikan kesempatan untuk‘ceramah’ di depan semua pelajar dan pengajar.
Keempat, Perkembangan dakwah di Darul Musthofa baru saja dimulai 4 tahun lalu. Ketika seorang dari pelajar Indonesia yang bernama Mahmud dari Jakarta datang ke Darul Musthofa setelah menyelesaikan studinya di Mesir. Dialah yang menggerakkan semua ‘Karkun Senyap’ yang ada dan dari berbagai negara. Hingga terkumpul data nama-nama mereka sebanyak 50 orang dari luar negara Yaman saja. Dari sinilah dimulai gerak dakwah di Darul Musthofa hingga sambung dengan orang-orang markas terdekat. Sekembalinya Mahmud ke Indonesia yang hanya sempat belajar 2 tahun saja ini cukup membuahkan hasil yang memuaskan hingga sekarang terkumpul nama-nama yang sudah pernah keluar baik dari negara masing-masing atau baru mengenalnya di Darul Musthofa sebanyak 170 orang.
Sabtu, 24 November 2012
NABI IDRIS AS
"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { Maryam : 56 - 57 }
Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.
Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :
1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
4 . Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.
Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab
Langganan:
Postingan (Atom)




